Microsoft
Exel
Dalam Microsoft Excel
terdapat 4 komponen utama yaitu:
1. Row
heading
2. Column
heading
3. Cell
pointer
4. Formula
Bar
a. Menggunakan
penunjuk sel (cell pointer)
Cell pointer berfungsi untuk penunjuk
sel aktif. Yang dimaksu dengan sel aktif ialah sel yang akan dilakukan suatu
operasi tertentu. Untuk
menggerakkan ponter dengan Mouse dapat dilakukan dengan meng-klik sel yang
diinginkan. Untuk sel yang tidak kelihatan kita dapat manggunakan Scroll Bar
untuk menggeser layar hingga sel yang dicari kelihatan lalu klik sel tersebut.
Untuk kondisi tertentu kita lebih baik menggunakan keyboard.
b. Mengenal Formula
Formula adalah fasilitas excel 2007
berupa persamaan yang dapat melakukan opersi perhitungan nilai pada data pada
worksheet. Dalam hal penulisan, formula selalu diawali dengan tanda sama dengan
(=), ini merupakan syarat penulisan sebuah formula.
1) Menggunakan
Rumus (Formula)
Rumus
merupakan bagian terpenting dari program Microsoft Excel, karena setiap tabel
dan dokumen yang kita ketik akan selalu berhubungan dengan rumus dan fungsi.
Operator matematika yang akan sering digunakan dalam rumus adalah:
·
+ (tanda plus),
artinya penjumlahan, misalnya =7+8
·
- (tanda minus), artinya pengurangan,
misalnya = 85-19
·
* (tanda bintang), artinya perkalian,
misalnya = 10*5
·
/ (tanda garis
miring), artinya pembagian, misalnya =3/3
·
% (tanda
persen), artinya persentase, misalnya 100%
·
^(tanda
sisipan), artinya, pemangkatan, misalnya =3^2
Pada aplikasi Excel 2010, Function Library bisa Anda temukan pada ribbon didalam tab Formulas. Isinya berupa seperangkat
tombol-tombol perintah penggunaan fungsi yang terbagi kedalam beberapa kategori
spesifik seperti misalnya fungsi yang berhubungan dengan akunting dan keuangan
dimuat dalam kategori Financial,
fungsi yang berhubungan dengan operasi matematika dimuat dalam kategori Math & Trig, dan demikian
seterusnya.
Selain
tombol-tombol perintah yang spesifik untuk kategori fungsi tertentu, dalam
group Function Library ini terdapat beberapa tombol perintah lain yang bisa
Anda gunakan untuk mempermudah penulisan formula, yaitu:
·
Insert Functions: Jika Anda klik
maka akan ditampilkan kotak dialog Insert Function yang berisikan
seluruh fungsi yang ada berikut kategorinya. Anda tinggal memilih fungsi yang
sesuai untuk langsung menggunakannya. Fasilitas pencarian juga disediakan dalam
kotak dialog ini untuk membantu Anda mencari fungsi tertentu secara cepat.
·
AutoSum: Tombol ini bisa
Anda gunakan untuk menuliskan fungsi-fungsi dasar yang umum digunakan.
·
Recently Used: Berisikan
daftar fungsi-fungsi terakhir yang pernah Anda kerjakan.
3)
Menuliskan Formula Secara Manual
Selain dengan
bantuan Function Library, Anda juga
dapat menuliskan formula berikut argumen-argumen yang menyertainya secara
manual.
Mengingat
banyaknya pengguna Excel yang lebih memilih penulisan formula secara manual
maka pada beberapa versi Excel yang terakhir (2007 / 2010 / 2013), Microsoft
pun memberikan fitur-fitur bantuan untuk mempermudah penulisan formula secara
manual ini. Fitur-fitur bantuan ini diantaranya adalah:
·
Intellisense: Fitur ini
merupakan sebuah fitur AutoComplete yang akan menjaga penulisan nama fungsi
dari kesalahan ketik sekaligus mempercepat Anda dalam menuliskan nama fungsi
yang akan digunakan. Sebagai contoh misalkan Anda hendak menggunakan fungsi SUM,
maka didalam sel Anda tinggal mengetikan tanda “=” diikuti huruf “S”.
Perhatikan bahwa Excel akan menampilkan daftar semua nama fungsi yang berawalan
huruf S. Berikutnya dari daftar tersebut Anda tinggal klik-ganda pada nama
fungsi SUM untuk memuatnya pada formula bar.
·
Keterangan Penulisan Argumen: Setelah
Anda memilih nama fungsi, berikutnya Excel akan memberikan bantuan informasi
tentang argumen-argumen untuk fungsi tersebut. Sebagai contoh pada gambar
berikut ini, dapat dilihat argumen-argumen yang digunakan pada fungsi VLOOKUP,
yaitu lookup value, table_array, dst.
c. Menggunakan Fungsi
Fungsi
sebenarnya adalah rumus yang sudah disediakan oleh Microsoft Excel, yang akan
membantu dalam proses perhitungan. Kita tinggal memanfaatkan sesuai dengan
kebutuhan. Pada umummnya penulisan fungsi harus dilengkapi dengan argumen, baik
berupa angka, label, rumus, alamat sel atau range. Argumen ini harus ditulis
dengan diapit tanda kurung ().
Fungsi IF merupakan fungsi logika, yang artinya suatu
nilai mempunyai syarat dan dapat bernilai benar jika syarat terpenuhi serta
bernilai salah jika syarat tidak terpenuhi. Secara umum rumus fungsi IF dalam
Microsoft Excel adalah sebagai berikut :
IF(LoØgical_Test;Value_if_True;Value_if_false)
atau
IF(Syarat;Hasil_Jika_Syarat_Terpenuhi;Hasil_Jika_Syarat_Tidak_Terpenuhi)Ø
Dimana:
logical_test merupakan syarat dari§ percabangan.
value_if_true merupakan nilai jika§ syarat percabangan terpenuhi.
value_if_false merupakan nilai jika§ syarat percabangan tidak terpenuhi.
Langkah-langkah untuk menyelesaikannya melalui
function wizard adalah sebagai berikut :
·
Klik pada
sel D3.
·
Klik dari
menu Klik Insert - > Function , kemudian muncul window seperti ini , pilih
Fungsi IF, klik OK
·
Ubah setting pada window fungsi IF seperti berikut :
Pada Logical Test ditulis C3 > 50 adalah karena di
sel C3 lah letak dari nilai yang akan dilakukan penyeleksian. Ketikkan
syaratnya pada isian logical_test, misalnya C3>50, yang artinya jika data di
cell C3 lebih besar atau sama dengan 50 maka bernilai benar dan jika kurang
dari 50 maka bernilai salah. Ketikkan teks “Lulus” pada isian value_if_true,
yang artinya jika pada logical_test bernilai benar maka teks ini yang akan
dihasilkan/dikeluarkan. Ketikkan teks “Tidak Lulus” pada isian value_if_false,
yang artinya jika pada logical_test bernilai salah maka teks ini yang akan
dihasilkan/dikeluarkan.
·
Klik OK.
Copy-kan formula ke sel dibawahnya.
Coba buat tabel seperti pada gambar diatas, dengan
mengosongkan data keterangan karena akan diisi menggunakan rumus fungsi IF.
=IF(C3<=50;”Tidak
Lulus”;”Lulus”)
Kemudian tekan enter untuk melihat hasilnya, setelah
terlihat hasilnya coba copy kan rumus Setelah selesai coba masukan rumus
berikut ini pada sel D3 tersebut untuk sel D4 sampai dengan
D7. Fungsi IF
diatas adalah fungsi IF sederhana, kita bisa menggabungkan beberapa
fungsi bersamaan dengan Fungsi IF.
4) Beberapa
fungsi yang sering digunakan
Fungsi Average (...)
Fungsi ini digunakan untuk mencari nilai
rata-rata dari sekumpulan data (range). Bentuk umum penulisannya adalah
=AVERAGE (number1,number2,...) dimana number1, number2, dan seterusnya adalah
range data yang akan dicari nilai rata-ratanya.
Ada pula operator referensi yang
digunakan pada range atau penggabungan beberapa referensi.
·
: (titik dua),
untuk menunjukkan sebuah referensi pada semua cell yang terdapat di atara kedua
referensi. Contoh E15:E30
·
, (koma), untuk
menggabungkan beberapa referensi menjadi satu referensi. Contoh
(AVERAGE(A15,C5:C15))
Terdapat pula operator perbandingan yang
digunakan untuk membandingkan antara dua nilai, berikut operator yang digunakan
untuk perbandingan.
Proses perhitungan akan dilakukan sesuai
dengan drajat urutan dari operator ini, dimulai dari pangkat (^), kali (*),
atau bagi (/), tambah (+) atau kurang (-).
·
= (tanda sama dengan)
·
> (Tanda lebih dari)
·
< (tanda kurang dari)
·
>= (tanda lebih dari sama
dengan)
·
<= (tanda kurang dari sama
dengan)
·
<> (tanda
tidak sama dengan)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar